Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Transparansi Lembaga, Bawaslu Kota Bandung Hadiri Forum Diskusi Publik PPID KPU Kota Bandung

knaocevea

Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas Aryana Iskandar menghadiri kegiatan forum diskusi publik yang diselenggarakan KPU Kota Bandung, Pada Kamis, (29/10).

Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung menghadiri kegiatan Forum Diskusi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan dalam memperkuat komitmen keterbukaan informasi publik, khususnya dalam penyelenggaraan dan pengawasan kepemiluan. Kamis, (29/10).

Forum diskusi tersebut menjadi momentum penting bagi lembaga penyelenggara pemilu untuk membangun pemahaman bersama mengenai pengelolaan informasi dan dokumentasi publik yang transparan, akuntabel, serta mudah diakses oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, kehadiran Bawaslu Kota Bandung merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penguatan keterbukaan informasi publik sekaligus mempererat koordinasi dan sinergi antarlembaga penyelenggara pemilu. Keterbukaan informasi dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu.

Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas Aryana Iskandar, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar kewajiban administratif lembaga, melainkan bagian dari tanggung jawab institusi dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Bagi Bawaslu, keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Informasi yang disampaikan secara transparan, akurat, dan mudah diakses akan mendorong masyarakat untuk lebih memahami tugas dan fungsi lembaga, sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam mengawal proses demokrasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pengelolaan PPID perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas pelayanan informasi, pengelolaan dokumentasi yang tertib, serta pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat dan tepat.

Menurutnya, sinergi antara Bawaslu dan KPU dalam membangun budaya keterbukaan informasi juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan demokratis.

Melalui forum diskusi publik ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara KPU dan Bawaslu Kota Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal proses demokrasi.

nocane
ojij

Foto : Reza Budi Muharwan

Penulis : Reza Budi Muharwan