Jadi Narasumber, Dimas Ajak Masyarakat Membangun Keluarga Sadar Pengawasan Partisipatif
|
Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung Ketua Bawaslu Kota Bandung menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Pendidikan Politik dengan tema "Keluarga Cerdas Politik" yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang berintegritas. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh komunitas, serta peserta yang memiliki perhatian terhadap penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan keluarga.
Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas menyampaikan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, serta partisipasi dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat yang diawali dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, keluarga dapat menjadi agen pendidikan politik yang efektif dengan membiasakan budaya kritis, menyampaikan informasi yang benar, serta mengedukasi anggota keluarga untuk memahami pentingnya menjaga integritas proses demokrasi. Melalui keluarga yang sadar akan pentingnya pengawasan, diharapkan akan tumbuh masyarakat yang lebih peduli terhadap setiap tahapan penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan.
"Pengawasan partisipatif dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika keluarga memahami pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi, maka akan lahir masyarakat yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga berani ikut mengawasi jalannya proses demokrasi sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Selain itu, peserta juga diajak memahami berbagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan, mulai dari meningkatkan literasi kepemiluan, menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi, menolak praktik politik uang, hingga berani menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu sesuai mekanisme yang berlaku.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang disampaikan peserta terkait tantangan membangun kesadaran demokrasi di lingkungan keluarga. Melalui forum ini, Bawaslu Kota Bandung berharap dapat memperluas pemahaman masyarakat bahwa pengawasan partisipatif merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, dimulai dari keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter warga negara yang demokratis.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bawaslu Kota Bandung dalam memperkuat pendidikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran keluarga terhadap pentingnya mengawal proses demokrasi, diharapkan tercipta ekosistem pengawasan yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Foto : Humas Bakesbangpol Kota Bandung
Penulis : Reza