Edukasi Pemilih Pemula, Bawaslu Sosialisasi di SMA Plus Al Ghifari Bandung
|
Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung, Dalam upaya meningkatkan kesadaran demokrasi dan membangun budaya pengawasan partisipatif sejak dini, Bawaslu Kota Bandung menggelar kegiatan Bawaslu Nyakola di SMA Plus Al Ghifari Bandung, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. pada hari, Kamis (16/07).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan politik yang menyasar kalangan pelajar sebagai calon pemilih dan pemilih pemula. Sekolah ini merupakan SMA swasta berakreditasi A yang berada di bawah Yayasan Al-Ghifari di Kota Bandung.
Kegiatan diikuti oleh para siswa dan guru dengan penuh antusias. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Bandung memberikan edukasi mengenai pentingnya demokrasi yang berintegritas, peran Bawaslu dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pemilihan, serta pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pengenalan tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu, bentuk-bentuk pelanggaran pemilu yang perlu dihindari, bahaya penyebaran hoaks dan politik uang, serta pentingnya menjaga netralitas dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam setiap proses demokrasi.
Melalui sesi diskusi interaktif, para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan mengenai pelaksanaan pemilu di Indonesia. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami proses demokrasi serta peran mereka sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
Bawaslu Nyakola dapat menjadi sarana membangun karakter pelajar yang kritis, peduli, dan berani berpartisipasi dalam mengawasi jalannya demokrasi. Dengan pembekalan sejak di bangku sekolah, diharapkan para pemilih pemula tidak hanya menggunakan hak pilihnya secara cerdas, tetapi juga mampu menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing.
Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bawaslu Kota Bandung dalam memperluas pendidikan pengawasan partisipatif kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar, guna mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Foto : Farhan
Penulis : Reza