Jalin Sinergitas dengan Pemerintah, Bawaslu Kota Bandung Audiensi Dengan Wakil Walikota Bandung
|
Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Bandung perkuat Sinergi dengan jajaran Pemerintah Kota Bandung pada Selasa (15/07/2025).
Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas Aryana Iskandar melaporkan hasil pengawasan Bawaslu pada Pemilu Tahun 2024 dan Pemilihan Tahun 2024.
Ia menyampaikan bahwa Bawaslu Kota Bandung telah menghasilkan:
* 493 laporan hasil pengawasan untuk Pemilu 2024.
* 63 tindakan pencegahan.
* 21 proses penanganan pelanggaran.
* 2 penyelesaian sengketa antar peserta pemilu.
Sementara untuk Pilkada 2024, tercatat:
* 150 laporan hasil pengawasan.
* 75 tindakan pencegahan.
* 8 proses penanganan pelanggaran.
Angka proses penanganan pelanggaran ini, kata Dimas jauh lebih rendah dibanding Pilkada 2018 yang sempat mencapai 24 kasus.
Ia menjelaskan, minimnya jumlah pelanggaran di Pilkada 2024 merupakan hasil dari strategi pencegahan yang lebih optimal sejak awal tahapan.
Sementara itu, Wakil Walikota Bandung, Erwin mengapresiasi kinerja Bawaslu Kota Bandung. Menurutnya, komunikasi lintas lembaga harus dijaga secara berkesinambungan, terlebih menjelang siklus demokrasi baru yang diperkirakan dimulai pada 2027.
"Paradigma pemerintahan kita hari ini berupaya bergeser dari ego sektoral menuju eco sentris. Artinya, segala persoalan di kota ini harus diselesaikan melalui gotong-royong dan kolaborasi, termasuk dengan Bawaslu sebagai mitra strategis dalam pengawasan demokrasi," ujar Erwin.
"Kalau komunikasi ini sudah dimulai sejak awal, kita bisa membangun sistem yang lebih siap dan responsif. Pemerintah, KPU, dan Bawaslu harus terus jalan bersama," ungkapnya.
Foto dan Penulis : Humas Bawaslu Kota Bandung