Hari Kesaktian Pancasila, Bawaslu Kota Bandung Teguhkan Integritas Pengawasan Demokrasi
|
Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung, Nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada hafalan atau seremoni. Bagi jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung, Pancasila menjadi pijakan penting dalam menjaga demokrasi agar tetap berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.
Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan Bawaslu Kota Bandung, Rabu (1/10). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pimpinan serta seluruh pegawai di lingkungan Bawaslu Kota Bandung.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi jajaran Bawaslu Kota Bandung untuk kembali merefleksikan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Di tengah dinamika demokrasi yang terus berkembang, pengawasan pemilu tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan keteguhan prinsip. Nilai keadilan, persatuan, musyawarah, serta penghormatan terhadap hak warga negara menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kerja-kerja pengawasan.
“Pancasila harus hadir dalam setiap pelaksanaan tugas kita. Bukan hanya menjadi simbol dalam upacara, tetapi menjadi nilai yang kita terapkan melalui integritas, profesionalitas, dan keberanian dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujar Indra.
Menurutnya, menjaga demokrasi bukan semata-mata memastikan tahapan pemilu berjalan sesuai aturan. Lebih dari itu, pengawasan juga merupakan bagian dari upaya menjaga hak politik masyarakat serta memastikan proses demokrasi berlangsung dalam koridor hukum dan konstitusi.
“Ketika kita berbicara tentang pengawasan pemilu, sesungguhnya kita sedang menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Karena itu, setiap jajaran Bawaslu harus mampu bekerja secara objektif, berintegritas, dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan apa pun,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan ruang digital yang turut memengaruhi kehidupan demokrasi. Arus informasi yang begitu cepat menghadirkan tantangan baru, mulai dari penyebaran informasi yang tidak benar hingga potensi polarisasi di tengah masyarakat.
Karena itu, Bawaslu Kota Bandung memandang penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian penting dalam membangun demokrasi yang tidak hanya prosedural, tetapi juga substansial.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bawaslu Kota Bandung menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjaga marwah demokrasi, memperkuat profesionalisme jajaran, serta menghadirkan pengawasan pemilu yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Foto : Reza
Penulis : Reza