Lompat ke isi utama

Berita

Dimas : Pemilu 2029 Butuh Kolaborasi, Bukan Sekadar Partisipasi

lnafe

Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas Aryana Iskandar menjadi Narasumber dalam giat yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol Kota Bandung, pada Rabu (12/09).

Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung dengan tema “Kolaborasi Masyarakat dalam Menyongsong Pemilu 2029 yang Aman, Damai, dan Berintegritas.” pada Rabu (12/09).

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, penyelenggara pemilu, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2029. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa penyelenggaraan pemilu yang berkualitas bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dimas menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai bagian penting dalam melakukan pengawasan partisipatif terhadap setiap tahapan pemilu.

"Pemilu yang aman, damai, dan berintegritas tidak dapat diwujudkan hanya oleh penyelenggara pemilu. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi, mencegah terjadinya pelanggaran, serta memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan,” ujar Dimas.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi politik dan kepemiluan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politik identitas, serta berbagai bentuk disinformasi menjadi tantangan yang perlu diantisipasi bersama menjelang Pemilu 2029.

“Masyarakat harus menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Mari kita bersama-sama melawan hoaks, politik uang, ujaran kebencian, dan segala bentuk praktik yang dapat mencederai integritas pemilu,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan partisipatif merupakan salah satu kekuatan penting dalam membangun demokrasi yang berintegritas. Semakin banyak masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya dalam pemilu, semakin kuat pula upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran.

Melalui kegiatan tersebut, Bakesbangpol Kota Bandung dan Bawaslu Kota Bandung mendorong terbangunnya komitmen bersama untuk menciptakan Pemilu 2029 yang tidak hanya berlangsung secara demokratis, tetapi juga aman, damai, transparan, dan berintegritas.

Kolaborasi yang dibangun sejak dini diharapkan mampu menjadi modal penting dalam menghadapi Pemilu 2029 sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Kota Bandung.

ljanf

Foto : Humas Bakesbangpol Kota Bandung

Penulis : Reza