Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Bandung Gelar Penguatan Kelembagaan Bersama Stakeholder se-Kota Bandung

mas

Ketua Bawaslu Kota Bandung, Dimas Aryana Iskandar saat menyampaikan sambutan dalam acara penguatan kelembagaan bersama stakeholder

Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung tidak diam di sela musim pilkada maupun pemilu. Yakni dengan memperkuat validasi data pemilih hingga mempertajam pengawasan partisipatif.

Ketua Bawaslu Kota Bandung Dimas A. Iskandar menuturkan, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu di sela musim pilkada maupun pemilu. Pertama adalah pendidikan politik untuk masyarakat Kota Bandung.

Kemudian ada juga kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif. Itu menyasar sejumlah sekolah hingga kaum rentan di Kota Bandung. "Kami berkomitmen untuk bisa meningkatkan partisipasi aktif dalam hal menjadi pengawas partisipatif. Jadi nanti saat pilkada atau pemilu juga sudah banyak yang berminat, " cetusnya di sela sesi Penguatan Kelembagaan, Senin (22/9/2025).

Dimas melanjutkan, kegiatan lain yang dilakukan Bawaslu adalah ikut dalam pemutakhiran data pemilih. "Setiap 3 bulan satu kali kami melaksanakan pleno secara formal di KPU Kota Bandung. Sebelum peleno kami melaksanakan uji petik, " cetusnya.

Uji petik itu untuk melihat pergerakan data pemilih secara terkini. Misalnya jika ada pemilih yang sudah meninggal, ganda, atau peralihan status dari unsur TNI Polri yang sudah purna.

wakil



Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung Erwin turut mengapresiasi kinerja Bawaslu maupun KPU Kota Bandung yang telah mensukseskan pelaksanaan pilkada maupun pemilu 2024. "Kami salut, mereka punya integritas, " katanya.

‎Erwin menuturkan, Pemkot Bandung sendiri juga bakal memberikan dukungan terhadap kinerja Bawaslu. Termasuk dengan KPU Kota Bandung.

‎Dukungan itu mulai dari kucuran hibah hingga persoalan kantor yang representatif. "Jumlahnya belum pasti (hibah.red) tapi tengah disiapkan untuk 2026 nanti, " katanya.

‎Erwin menambah, salah satu yang tengah diupayakan di masa pemerintahannya untuk KPU maupun Bawaslu adalah terkait kantor yang representatif. "Tengah dicarikan lahan ya. Apalagi KPU. Itu kan ada di Jalan Provinsi. Bikin macet kalau ada kegiatan. Maka diupayakan ada kantor yang lebih representatif, " cetusnya.

fsg

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kota Bandung