"Bawaslu Nyakola" Sasar Sosialisasi Pemilih Pemula di SMAN 21 Bandung
|
Bandung - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bandung terus memperkuat peran pendidikan partisipatif di tengah masa non tahapan pemilu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Bawaslu Nyakola, yang menyasar kalangan pelajar sebagai pemilih pemula.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya pengawasan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Bandung memberikan edukasi terkait demokrasi, peran pengawas pemilu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah pelanggaran pemilu.
Koordiv Pencegahan, Partisipasi Masyrakat dan Humas Bawaslu Kota Bandung, Bayu Mochamad menyampaikan bahwa masa non tahapan bukan berarti berhenti bekerja, melainkan momentum strategis untuk membangun fondasi pengawasan berbasis masyarakat sejak dini. “Melalui sekolah, kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi aktif kepada siswa/i sebagai generasi penerus bangsa,” Ucapnya saat memberikan materi di hadapan Siswa/ Siswi SMAN 21 Bandung, Jumat (08/5/2026).
lebihl lanjut ia menjelaskan, khususnya siswa yang akan berusia 17 tahun, yang sudah genap 17 tahun, hingga yang belum berusia 17 tahun namun telah menikah dan memenuhi syarat sebagai pemilih.
“Pemilih pemula merupakan kunci masa depan demokrasi. adik-adik Siswa/i harus paham bahwa suara adik-adik menentukan arah bangsa,” kata Bayu.
Menariknya, siswa/i yang secara usia belum 17 tahun, tetapi sudah menikah. Sesuai aturan, kelompok ini tetap memiliki hak pilih, sehingga penting untuk mendapatkan edukasi yang sama agar tidak salah dalam menggunakan haknya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif, mulai dari diskusi, hingga sesi tanya jawab. Diharapkan, melalui program ini, para pelajar dapat menjadi agen pengawasan di lingkungan masing-masing.
Melalui “Bawaslu Nyakola”, diharapkan tercipta generasi muda yang merupakan aset Kualitas Demokrasi kedepan bisa menjadi perpanjangan tangan yang kritis dan berintegritas, serta mampu menjadi Garda terdepan dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil di Kota Bandung.
Penulis dan Foto : Reza